Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Diskusi Isu Kontemporer

Rilis Diskusi Komisariat: "Tinjauan Utilitarianisme terhadap Gerakan Antivaksin, serta Tantangan Pemenuhan Target Vaksinasi COVID-19"

Rilis Diskusi Komisariat: "Tinjauan Utilitarianisme terhadap Gerakan Antivaksin, serta Tantangan Pemenuhan Target Vaksinasi COVID-19"  Pada awal 2020, dunia dikejutkan dengan mewabahnya pneumonia baru yang bermula dari Wuhan, Provinsi Hubei yang kemudian menyebar dengan cepat ke lebih dari 230 negara dan teritori. Wabah ini diberi nama coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus -2 (SARS-CoV-2). Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia dan telah menyebar secara luas di China dan lebih dari 230 negara dan teritori lainnya. Pada 12 Maret 2020, WHO mengumumkan COVID-19 sebagai pandemik. Hingga tanggal 22 September 2022, terdapat 610.393.563 kasus dan 6.508.521 jumlah kematian di seluruh dunia. Sementara di Indonesia sudah ditetapkan 6.415.328 kasus dengan positif COVID-19 dan 157.948 kasus kematian. Saat ini, pemerintah Indonesia telah mengupayakan percepatan vaksinasi di Indonesia untuk mengatasi penyebaran C...

Pengantar Diskusi Isu Kontemporer : "Diskursus Strategi Pemulihan Berbasis Masyarakat Dalam Rangka Mencapai Sustainable Resilience Pasca Pandemi"

  Pengantar Diskusi Isu Kontemporer : "Diskursus Strategi Pemulihan Berbasis Masyarakat Dalam Rangka Mencapai Sustainable Resilience Pasca Pandemi"      Sejak Maret 2020 hingga saat ini, bencana pandemi COVID-19 yang dihadapi Indonesia sangat memerlukan penanganan yang terencana dengan baik dan benar, termasuk dalam penyiapan pemulihan berbagai sektor yang terdampak, mulai dari kesehatan, ekonomi, politik, hingga masalah sosial yang ditimbulkan. Meskipun masih belum jelas sampai kapan bencana pandemi COVID-19 ini akan berakhir, dan sejauh mana dampak yang mesti dihadapi oleh pemerintah nasional dan daerah, Namun Pemerintah tidak bisa membiarkan hal tersebut berlarut-larut dan harus untuk mengupayakan proses pemulihan yang dilakukan secara simultan dengan proses percepatan penanganan bencana pandemi COVID-19 yang ditargetkan untuk korban terpapar dengan tepat sasaran (Makmur dan Hadi, 2020).      Sebagaimana dikemukakan Mindarto (2020) bahwa salah satu...